• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Persiapan Wukuf di Arafah

Mekkah, 21/10 (ANTARA) - Ribuan tenda berdinding kain berukuran sekitar empat meter persegi yang dikerjakan ratusan petugas dan pekerja telah berdiri di Padang Arafah, Sabtu, untuk kesiapan menyongsong prosesi ibadah Armina (Arafah-Muzdalifah-Mina).
"Petugas kita telah mempersiapkan keperluan para jamaah dengan perencanaan yang tersusun rapi untuk Mina, Muzdalifah dan Arafah, mudah-mudahan tidak ada yang meleset dari perhitungan," kata petugas Satuan Operasi Armina Indonesia, Abu Haris Mutohar, di Mekkah, Sabtu.
Dalam pemaparan proyeksi ritual ibadah 'wukuf' di Arafah, Mabit di Muzdalifah dan lempar jumrah di Mina, ia menjelaskan petugas telah memasang bendera negara dan tanda-tanda kloter serta pamflet asal jamaah yang akan menempati tenda-tenda tersebut.
Puluhan pekerja sedang melakukan perbaikan terhadap komleks yang akan menjadi tenda-tenda jamaah Indonesia di Arafah. Maktab-maktab di Mina juga telah dicoba menggunakan alat pendingin udara serta tulisan tanda penempatan jamaah sesuai kloter dan asal jamaah juga telah terpasang.
Sejak H-3 wukuf, petugas telah dipersiapkan melakukan simulasi pergerakan jamaah haji dengan pengaturan waktu yang tepat guna menghindari terjadinya penumpukan.
Sebelum prosesi Armina, kata Abu Haris, petugas harus memastikan tidak ada jamaah yang tertinggal di seluruh tempat di kota Mekkah, baik di pemondokan, Masjidil Haram, dan tempat-tempat lainnya.
"Akan dilakukan 'sweeping' oleh seluruh panitia di sektornya masing-masing dan dipastikan semua telah memakai pakaian ihrom menjelang keberangkatan," katanya.
Dalam perencanaan itu juga telah digambarkan pelaksanaan 'safari wukuf' dan 'pembadalan' bagi jamaah yang sakit dan tidak dapat melaksanakan lempar jumrah.
"Tim juga mengawasi keseluruhan pergerakan semua jamaah Indonesia, baik jamaah reguler maupun jamaah khusus," kata Abu Haris.
Minggu (20/10) merupakan hari terakhir kedatangan jamaah haji di Arab Saudi. Indonesia mendapat kuota 211.000 kuota pada tahun ini yang meliputi 194.000 jamaah reguler dan 17.000 jamaah khusus.
Share:

Dirjen: Tahun Depan Jemaah Uzur Prioritas Sejak Awal

Mekkah, 20/10 (ANTARA) - Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Anggito Abimayu mengatakan tahun depan diberlakukan kebijakan jemaah berusia 80 tahun ke atas diprioritaskan sejak awal bersama pendampingnya.
"Sekarang prioritas memang jemaah usia lanjut tapi sebagai pengisi kursi kosong dari jemaah batal berangkat sehingga dalam prakteknya sulit menempatkan pendampingnya," kata Anggito di Mekkah, Sabtu, usai mengunjungi persiapan proses ibadah di lokasi Arafah, Muzdalifah dan Mina.
Mulai tahun depan, katanya, sejak awal proses seleksi akan diprioritaskan kouta bagi jemaah berusia 80 tahun ke atas bersama pendampingnya. Dengan demikian, masalah yang dihadapi seperti gangguan fisik di Tanah Suci diharapkan akan berkurang, tambhnya.
Sedangkan terkait dengan jemaah nonkuota yang pernah menjadi masalah ketika di Mina, lanjutnya, tahun ini berkurang dari ribuan menjadi 120-an orang sehingga diharapkan tidak terjadi perselisihan pendapat antara jemaah kuota dengan jemaah nonkuota.
Jemaah nonkuota yang visanya diberikan langsung oleh pihak Kedubes Arab Saudi seperti tahun-tahun sebelumnya pernah menempati maktab-maktab jemaah kuota di Mina dan juga mengambil jatah makanan jemaah berkuota.
"Tahun ini jumlahnya sedikit, hanya sekitar 120 orang, sedangkan tahun lalu mencapai ribuan. Tahun ini memang saya ketat dan juga Dubes Arab," kata Anggito terkait jemaah nonkuota tersebut.
Sementara, ketika menjawab konfirmasi terkait intervensi pihak-pihak pemangku kepentingan seperti dari kalangan legislatif, eksekutif dan militer terkait permintaan membantu meloloskan orang-orang tertentu beribadah haji, Anggito tidak menampik adanya permintaan tersebut dari yang bersifat permohonan sampai semacam upaya pemaksanaan kehendak.
"Yang diusulkan itu antara lain anggota keluarga, konstituen dan kerabat," kata Dirjen Anggito.
Share:

Pemberangkatan Jemaah Calon Haji Embarkasi Banjarmasin Berakhir

Banjarbaru, 20/10 (ANTARA) - Pemberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang berlangsung sejak tanggal 25 September 2012 berakhir Sabtu sesuai jadwal pemberangkatan yang ditetapkan.
"Pemberangkatan jemaah kelompok terbang 16 Sabtu siang menutup pemberangkatan Embarkasi Banjarmasin," ujar Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Banjarmasin Syukeriansyah di Banjarbaru, Sabtu.
Jemaah kelompok terbang 16 merupakan jemaah gabungan dari Kabupaten Tanah Bumbu, Banjar, Hulu Sungai Utara dan Balangan sebanyak 195 orang yang bergabung dengan jemaah asal Nusa Tenggara Barat sebanyak 25 orang.
Ia mengatakan, pemberangkatan kloter terakhir Embarkasi Banjarmasin yang bergabung dengan jemaah dari Nusa Tenggara Barat merupakan keputusan PPIH pusat dan ditetapkan melalui surat resmi.
"Pemberangkatan jemaah gabungan dari dua embarkasi itu tidak masalah karena untuk mencukupi satu kelompok terbang disamping sama tujuannya ke tanah suci," ungkap Kabid Haji Kanwil Kemenag Kalsel itu.
Menurut dia, dengan diberangkatkannya kloter terakhir embarkasi tersebut maka jumlah jemaah calon haji asal Kalsel dan Kalteng yang ikut Embarkasi Banjarmasin di tanah suci sebanyak 5.026 orang.
Dikatakan, jumlah tersebut berkurang dibanding data awal sebelum keberangkatan yang tercatat sebanyak 5.051 orang jemaah calon haji dari kabupaten dan kota yang tersebar pada dua provinsi bertetangga itu.
"Jumlahnya memang berkurang dari data awal karena beberapa faktor seperti jemaah yang sakit atau batal berangkat karena keberangkatannya terpisah dengan anggota keluarga lain," ujarnya.
Ditambahkan, hasil evaluasi seluruh unsur yang termasuk dalam PPIH Embarkasi Banjarmasin terhadap proses pemberangkatan, seluruhnya berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.
"Hasil evaluasi PPIH yang terdiri dari 10 bidang, proses pemberangkatan berlangsung tertib dan lancar tanpa adanya gangguan berarti atau berdampak besar terhadap pemberangkatan," kata dia.
Jumlah jamaah calon haji yang diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin tahun 1433 Hijriah/2012 Masehi sebanyak 5.026 terdiri dari 3.800 jamaah asal Kalsel dan 1.146 jamaah Kalteng ditambah 80 petugas.
Seluruh jamaah diberangkatkan melalui 16 kelompok terbang yang dibagi dalam dua gelombang dengan jadwal pemberangkatan pertama pada Selasa (25/9) dan pemulangan perdana tanggal 5 November 2012.
Share:

Puluhan Calon Haji Nonkuota Tak Berangkat

Jakarta, 20/10 (ANTARA) - Sedikitnya 85 calon haji nonkuota tidak bisa berangkat menuaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekah, Arab Saudi, karena tidak mendapatkan visa.
"Sejak Selasa (16/10) kami di hotel. Namun tidak ada kepastian," kata calon haji asal Kendari, Sulawesi Tenggara, Muslimin, yang mewakili teman-temannya di sebuah hotel di Jakarta, Sabtu.
Calon jamaah haji tersebut antara lain berasal dari Sulawesi, Kalimantan dan Jawa.
Muslimin tidak mengetahui mengapa mereka sampai tidak bisa memperoleh visa. Padahal, katanya, pada tahun sebelumnya haji nonkuota bisa berangkat.
Pihak biro perjalanan, katanya, mengaku sudah mendapat jaminan dari Kedubes Arab Saudi bahwa mereka akan memperoleh visa.
"Padahal kami sudah mengadakan acara pelepasan di tempat masing-masing sebelum berangkat ke Jakarta," kata Muslimin didampingi calon jamaah lainnya.
Sementara itu Ketua Umum Koordinator Nasional Indonesia Bisa A Asrun Tonga mengatakan bahwa ia menerima banyak laporan yang mengatakan banyak calon jamaah haji nonkuota tidak bisa berangkat karena tidak memperoleh visa. Jumlahnya bisa mencapai 5.000 orang.
"Saat ini banyak calon haji yang tersebar di hotel-hotel di Jakarta menunggu kepastian," katanya. Jadwal terakhir calon jemaah haji kuota adalah pada 21 Oktober 2012.
Yang mengherankan, katanya, pada tahun lalu ribuan calon haji bisa berangkat.
Ia mengatakan jika memang haji nonkuota tidak bisa berangkat maka Kementerian Agama seharusnya melakukan sosialisasi terlebih dahulu secara lebih luas.
Ia juga meminta pihak terkait agar kebijakan itu tidak diterapkan dengan tiba-tiba. Kalau pun diterapkan, hendaknya jangan tahun ini namun tahun depan.
Untuk itu ia akan mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai upaya untuk membenahi pemberangkatan calon haji.
Usul itu antara lain agar dibentuk badan independen yang menangani pemberangkatan haji. Anggota badan ini, katanya, harus mengikut uji kelayakan.
Sementara itu Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Anggito Abimayu di Mekkah (20/20) mengatakan jumlah jamaah nonkuota memang relatif lebih sedikit dibanding tahun lalu.
Berkurangnya jumlah calon haji nonkuota, kata Anggito, terjadi karena Kementerian Agama dan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta mulai membatasi dan menolak pengajuan visa haji nonkuota.
Bahkan dalam suatu pemberitaan, ia mengakatan jumlah haji nonkuota tercatat hanya 120 orang. "Padahal, haji nonkuota tahun lalu jumlahnya mencapai ribuan orang," ungkap Anggito.
Menteri Agama Surya Dharma Ali pernah mengatakan haji yang tidak melalui jalur resmi (nonkuota) tak akan lolos di imigrasi dan akan diatur pada musim haji kali ini. "Haji non kuota jangan sampai lolos dari imigrasi, itu akan diatur sedemikian rupa," kata Menteri.
Haji nonkuota adalah haji yang visanya diberikan oleh pihak Arab Saudi tetapi tidak melalui kuota resmi lewat Kementerian Agama.
Share:

Gubernur Sulbar Evaluasi Kinerja Penggunaan Anggaran

Mamuju, 20/10 (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Barat, H.Anwar Adnan Saleh, memimpin rapat dengan sejumlah pejabat teras provinsi tersebut untuk melakukan evaluasi kinerja penggunaan anggaran, baik yang bersumber melalui APBD maupun APBN tahun anggaran 2012.
"Pak gubernur memimpin langsung rapat evaluasi kinerja yang dihadiri semua pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) bersama seluruh bendahara pengeluaran keuangan lingkup pemprov Sulbar," kata Sekretaris Provinsi Sulbar, Drs.H.Ismail Zainuddin usai mengikuti rapat di kantor gubernur Sulbar, Mamuju, Sabtu.
Menurutnya, rapat evaluasi ini direncanakan akan dilanjutkan hingga Minggu (21/10) ditempat sama dan sifatnya wajib diikuti semua pimpinan kepala SKPD terkecuali jika ada yang sementara menjalankan ibadah haji atau dengan tiba-tiba meninggal.
"Rapat ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana serapan penggunaan anggaran bagi setiap SKPD. Makanya, gubernur mewajibkan semua SKPD hadir dalam pertemuan ini,"ungkapnya.
Sekprov mengatakan, dalam pertemuan ini gubernur juga mengintruksikan beberapa hal terkait dengan upaya persiapan pelaksanaan pembahasan APBD-Perubahan tahun 2012.
"Gubernur mengharapkan agar pelaksanaan APBD ini dilaksanakan sesuai aturan tanpa harus melakukan kegiatan yang bisa menjerat dalam kegiatan tindak pidana korupsi,"ungkapnya lagi.
Selain itu kata Ismail, pemerintah juga menegaskan agar setiap SKPD mampu melakukan daya serap penggunaan anggaran secara optimal.
"Pimpinan SKPD harus bekerja maksimal dengan mendorong daya serap penggunaan anggaran hingga akhir Desember 2012, setidaknya mencapai angka 94 persen seperti kondisi daya serap APBD tahun 2011 yang lalu,"kata dia.
Karena itu kata dia, semua pimpinan SKPD juga diingatkan untuk membuat telaan program mana yang paling mendesak untuk dilaksanakan pada kegiatan program di APBD-Perubahan.
"Intinya, kegiatan pada APBD-Perubahan hendaknya mengutamakan kegiatan yang bersentuhan dengan kepentingan rakyat,"jelasnya.
Ismail yang juga mantan kepala Dishubkominfo mengatakan, harus diakui hingga kini daya serap penggunaan APBD baru mencapai angka angka 60 persen.
"Daya serap penggunaan APBD yang disiapkan sebesar Rp969 miliar ini serapannya masih sangat minim. Ini juga akibat adanya penundaan pencairan dana bantuan sosial (Bansos) dan bantuan hibah senilai Rp169 miliar sehingga turut mempengaruhi minimnya persentase serapan penggunaan dana bagi masing-masing SKPD," kata Sekprov.
Namun demikian, semua SKPD masih merasa optimis serapan penggunaan anggaran itu akan mencapai angka 94 persen hingga diakhir tahun.
Penundaan dana hibah dan bansos ini kata dia, dilakukan setelah merujuk pada permendagri nomor 34 tahun 2011.
"Permendagri ini sudah sangat jelas bahwa setiap dana Bansos dan Hibah harus melalui prosedur. Intinya, dana bantuan itu harus melalui usulan proposal kepada gubernur lalu kemudian dikembalikan ke SKPD untuk diajukan dalam KUA PPAS. Selama ini kebanyakan dana hibah maupun bansos langsung masuk ke dalam batang tubuh APBD," tukas Ismail.
Share:

DPR Dorong Pemerintah Bangun Pemondokan Di Mekkah

Jeddah, 20/10 (ANTARA) - DPR RI mendorong pemerintah untuk turut membangun apartemen dengan pihak swasta di sekitar Masjidil Haram untuk mengatasi masalah pemondokan di setiap musim haji.
Wakil Ketua Komsi VIII DPR RI Jazuli Juwaini di Jeddah, Sabtu, mengatakan, jarak mungkin tidak menjadi kendala jika pemondokan tersebut dekat dengan monorel atau akses tranportasi lainnya.
Dijelaskannya bahwa mungkin Pemerintah RI sulit bekerja sama dengan Pemerintah Kerajaan Saudi karena satu dan lain hal tetapi kerja sama bisa dijalin dengan swasta (perorangan) yang memiliki lahan di sekitar Masjidil Haram.
Permasalahan pemondokan selalu mengemuka menjelang musim haji karena banyak pihak ingin agar jaraknya tidak jauh dari Masjidil Harram agar memudahkan jamaah beribadah.
Tahun ini jarak terjauh 2,5 kilometer dengan kompensasi akses kenderaan dari pemondokan ke masjid. Kondisi itu sama dengan tahun sebelumnya.
Kerajaan Saudi saat ini sedang melakukan pelebaran Masjidil Harram dan membongkar dan meremajakan sebagian besar bangunan di sekitar masjid.
Ide kerja sama pembangunan pemondokan tersebut sudah muncul sejak Menteri Agama Maftuh Basuni, tetapi ide tersebut hilang begitu saja.
Sejumlah alasan dikemukakan bahwa Pemerintah Kerajaan Saudi mengutamakan warganya untuk membangun pemondokan.
Masalah kedua, pihak swasta ingin bahwa penentuan biaya pemondokan tetap diperhitungkan pertahun dengan mengikuti harga pasar.
Dengan kondisi demikian agaknya sistem BOT yang memberi kepastian harga dan penggunaan hingga jangka waktu tertentu pada sistem bangun operasi dan transfer (pengalihan) tidak mungkin terjadi.
Pada sistem BOT pemilik modal memiliki kewajiban dan membangun lalu mengopersikan atau menggunakan bangunan dalam jangka waktu tertentu (20-30) tahun lalu dialihkan atau dikembalikan kepada pemilik lahan.
Syarat dan kondisi penentuan harga tiap tahub tersebut yang agaknya menggagalkan rencana pemerintah Indonesia bekerja sama dengan swasta membangun pemondokan di Saudi.
Di sisi lain sejumlah anggota DPR RI kembali mendengungkan pembangunan pemondokan tersebut dengan melakukan pembicaraan ulang.
Share:

Kloter I Haji Tiba Batam 1 November

Tanjungpinang, 20/10 (ANTARA) - Jemaah calon haji kloter 1 embarkasi Batam dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 1 November 2012 pukul 11.00 WIB.
"Jika tidak ada halangan, kloter I tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada 1 November 2012," kata Ketua Pelaksana Haji Tanjungpinang, Raja Al Hafiz, Sabtu.
Kloter I embarkasi Batam terdiri dari jemaah calon haji asal Tanjungpinang, Lingga, Natuna dan Kabupaten Bintan. Jumlah jemaah calon haji asal Tanjungpinang pada musim haji tahun ini sebanyak 212 orang.
"Puncak ibadah haji akan dilaksanakan dalam waktu dekat," ujarnya.
Seluruh jemaah calon haji akan diberangkatkan dari Makkah ke Padang Arafah pada 24 Oktober 2012. Sehari kemudian mereka akan melakukan puncak wukuf.
"Ibadah haji baru dikatakan sah setelah mengikuti wukuf di Padang Arafah," katanya.
Raja Hafiz mengatakan, sebanyak 60 orang calon haji asal Tanjungpinang tergolong memiliki usia lanjut. Namun sejauh ini seluruh jemaah calon haji asal Tanjungpinang dalam kondisi sehat.
"Sampai sekarang tidak ada keluhan kesehatan," ungkapnya.
Share:

AS Dukung Gencatan Senjata Idul Adha Di Suriah

Washington, 20/10 (ANTARA/AFP) - Amerika Serikat, Jumat, mendukung seruan Perserikatan Bangsa Bangsa, Liga Arab dan utusan khusus mereka untuk dilakukannya gencatan senjata oleh kedua belah pihak yang terlibat konflik di Suriah selama liburan Idul Adha bulan ini.
"Amerika Serikat mendukung seruan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Sekretaris Jenderal Liga Arab agar semua pihak di Suriah menghentikan semua kekerasan selama Idul Adha," kata Departemen Luar Negeri AS.
"Kami mendesak pemerintah Suriah untuk menghentikan semua operasi militer dan menyeru kekuatan oposisi untuk melakukan hal yang sama," katanya dalam sebuah pernyataan.
Washington selama berbulan-bulan telah menuntut untuk diakhirinya konflik berdarah di Suriah dan mengatakan bahwa Presiden Suriah Bashar al-Assad harus mundur.
Perayaan Idul Adha, yang bertepatan dengan ibadah haji tahunan di Mekkah, merupakan salah satu periode paling suci dalam kalender Islam. Perayaan itu dimulai pada 26 Oktober.
Utusan khusus PBB dan Liga Arab Lakhdar Brahimi tiba di Damaskus pada Jumat dalam upaya untuk mengamankan gencatan senjata dalam konflik yang meletus pada Maret 2011 itu.
Ketua Liga Arab Nabil al-Arabi dan Sekjen PBB Ban Ki-moon
memohon para kombatan untuk mengindahkan seruan Brahimi itu "untuk dilakukannya gencatan senjata dan penghentian segala bentuk aksi kekerasan selama periode Idul Adha. "
Mereka menyeru "semua aktor regional dan internasional untuk mendukung seruan itu".
Gencatan senjata seperti itu harus bertahan lama, kata mereka, karena "bisa memberi ruang untuk memungkinkan proses politik yang damai yang mendengarkan aspirasi sah rakyat Suriah untuk demokrasi, kesetaraan dan keadilan."
Departemen Luar Negeri AS mengatakan, pemerintah di Damaskus "juga harus mengizinkan akses penuh dan segera bantuan kemanusiaan ke kawasan yang telah dikepung dan memungkinkan pasokan penting untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan. "
Share:

Wapres Minggu Berangkat Menuju Mekah

Jakarta, 19/10 (ANTARA) - Wakil Presiden Boediono bersama Ibu Herawati dijadwalkan, Minggu (21/10) akan berangkat menuju Mekah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah haji.
"Turut menyertai keberangkatan ibadah haji Wapres ini yakni putra dan menantu, Seswapres, Deputi Kesra, dan dua staf khusus. Jumlah rombongan resmi 17 orang. Tidak termasuk perangkat dan pengawal," kata Juru bicara Wapres Yopie Hidayat kepada pers di Jakarta, Jumat.
Yopie Hidayat menjelaskan rombongan berangkat terhitung 21 Oktober dan kembali ke Tanah Air pada 30 Oktober dengan menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737-400.
Yopie mengatakan ini kali pertama Boediono dan Herawati menjalani ibadah haji.
"Sebelumnya beberapa kali umroh," katanya.
Selaku Wapres, Boediono bersama keluarga akan menjadi tamu Raja Arab Saudi. Hal tersebut sebagaimana telah disampaikan langsung Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa Ibrahim Al-Mubarak saat bertemu Boediono beberapa waktu lalu.
Al-Mubarak saat itu menjelaskan bahwa Raja dan Pemerintah Saudi Arabia akan membantu pelaksanaan ibadah Haji Wapres beserta rombongan.
Share:

Calon Haji Meninggal Tertabrak Di Mekkah

Mekkah, 19/10 (ANTARA) - Calon haji Indonesia Safar Masdu Ulang kloter 12 embarkasi Lombok,meninggal di tempat kejadian dalam tabrakan lalu lintas di Jalan Qubri Malik Abdul Aziz, Mekkah, Arab Saudi, Kamis (18/10) sore.
"Jamaah tersebut meninggal di tempat kejadian," ujar Kepala Seksi Pengamanan Daker Mekkah, Letkol Jaetul Muchlis Basyir Jumat.
Safar sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Shisha, Makkah, namun, nyawanya tak tertolong. Menurut keterangan ketua kloter, Safar memang sering lupa jalan pulang ke pemondokannya nomor 201,
Sektor 2 wilayah Mahbas Jin, Mekkah.
"Jamaah tersebut sudah lebih dari lima kali diantar petugas kembali ke pemondokannya," kata Muchlis.
Sementara itu, calon haji kloter 10 embarkasi Ujungpandang Lukman Marsuki Palewan (38), pada hari yang sama, juga tertabrak mobil di jalan saat hendak menuju Masjidil Haram. Jamaah itu tinggal di pemondokan nomor 753 Sektor 7 Daker Mekkah Misi Haji Indonesia.
"Lukman tertabrak mobil saat akan menyeberang jalam menuju Masjidil Haram sekitar pukul 11.45," kata Muchlis. Akibatnya, Lukman mengalami patah tulang dan langsung dilarikan ke RS Zahir, Makkah untuk mendapatkan perawatan medis.
Pada Sabtu (13/10), Nurjanah (45) jamaah kloter 23 embarkasi Ujungpandang juga menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
Calon hajjah tersebut terserempet taksi saat menyeberang jalan di sekitar pondokannya Sektor 9 wilayah Bakhutmah. Nurjanah mengalami luka di bagian kaki. Korban langsung dilarikan ke Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Makkah.
"Supir yang menyerempet jamaah haji tersebut orang Bangladesh dan bertanggung jawab. Taksinya pun resmi," tutur Muchlis.
Hingga Jumat pagi, jamaah calon haji Indonesia yang meninggal di Arab Saudi tercatat 72 orang, umumnya berusia lanjut dan memiliki penyakit bawaan dari Tanah Air. Sebanyak 18 meninggal di Madinah, satu orang di Jeddah, dan 53 orang meninggal dunia di Tanah Suci Makkah.
Share:

Kementerian Agama Santuni Jamaah Pemilik Koper Terbakar

Mekkah, 19/10 (ANTARA) - Kementerian Agama RI memberi santuan terhadap 35 anggota jamaah calon haji Kloter 13 Embarkasi Makassar yang kopernya terbakar bersama bus angkutannya dari Madinah, sekitar 45 km sebelum Mekkah, 8 Oktober 2012.
"Semoga shalatnya khusuk dan menjadi haji yang mabrur," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Anggito Abimanyu ketika menyerahkan secara simbolis santunan masing-masing 1.000 riyal itu di pondokan haji Nomor 809 Sektor 8 Misfalah, Mekkah, Kamis malam atau Jumat pagi WIB.
Kebakaran bus angkutan jamaah calon haji itu menghanguskan juga 47 paspor milik jamaah. Selain paspor yang disimpan pengemudi bus, dan koper ditempatkan di atap bus, jamaah haji juga kehilangan sejumlah tas jinjing yang ketika itu disimpan di bagian dalam bus.
Menurut hasil inventarisasi, kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Mekkah Misi Haji Indonesia, Arsyad Hidayat, akumulasi kerugian jamaah mencapai Rp233 juta dan 26.000 riyal. Laporan yang dilengkapi data itu, tambahnya, telah disampaikan kepada pihak perusahan bus dan Kementerian Haji Arab Saudi untuk ditindaklanjuti proses penggantiannya.
Bus nahas yang terbakar saat kejadian pukul 16.30 itu mengangkut 47 penumpang dengan semua tas jinjing yang ditumpuk di lokasi tempat barang di dalam bus. Namun koper-koper milik penumpang bus yang terbakar itu berada di bus lain.
Karena bus itu terbakar, koper milik jamaah penumpang bus lain hangus sedangkan koper penumpang bus yang nahas selamat, tapi tas jinjing mereka turut terbakar. Setelah tiba di Mekkah dengan dijempat bus pengganti, pemilik bus langsung memberikan kompensasi awal 1.000 riyal kepada setiap 47 penumpang ketika itu.
Yang disantuni pihak Kemenag adalah penumpang bus lain yang kopernya dibawa bus yang terbakar. Sejumlah penumpang mengatakan menyimpan barang-barangnya berupa emas, pakaian dan sejadah yang dibeli di Madinah dan uang juga disimpan di dalam koper karena dianggap bisa lebih aman daripada dibawa di tas kecil yang biasanya disangkutkan di leher.
Share:

Bengkulu, 20/10 (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu meningkatkan pengawasan pembuatan paspor calon haji agar tidak terjadi kasus paspor palsu.
"Alhamdulillah kasus paspor palsu tidak menimpa calon haji daerah ini. Agar kasus tersebut tidak terjadi di daerah ini kami akan lebih meningkatkan pengawasan saat pembuatan paspor haji tersebut," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Suardi Abbas, di Kota Bengkulu, Sabtu.
Agar lebih memahami penyebab terjadinya kasus pemalsuan paspor tersebut, Suardi berencana melakukan studi banding ke Jawa Timur, lokasi asal 31 JCH yang ditemukan menggunakan paspor palsu untuk berangkat ke Arab Saudi.
"Insya Allah kasus tersebut tidak pernah menimpa JCH Provinsi Bengkulu karena JCH nya sedikit dan masih bisa dipantau, untuk itu setelah Kepala Bidang Haji selesai menunaikan ibadah haji kami akan melakukan studi banding ke Jawa Timur tempat ditemukannya kasus paspor haji palsu tersebut," katanya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebong, Mulya Hudori mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya kasus paspor haji pihaknya memperketat pengawasan saat pembuatan paspor di kantor imigrasi.
"Kami berupaya selalu berkoordinasi mulai dari pelaksanaan pendataan hingga pembuatan paspor. Di kanor imigrasi kami menempatkan petugas yang mendampingi JCH baik saat mereka dipanggil untuk berfoto hingga tahapan proses pembuatan paspor tersebut selesai dilakukan," katanya.
Kemudian,untuk benar-benar memastikan keaslian paspor haji tersebut Kemenang Lebong berupaya melakukan pengecekan data JCH dan berkoordinasi dengan petugas siskohaj. Paspor dan visa kembali diperiksa saat jamaah berada di embarkasi Padang Sumatera Barat.
Mulyan menjelaskan,JCH asal Kabupaten Lebong yang berangkat haji tahun ini sebanyak 92 orang dan sekitar 60 persen sudah berusia lanjut serta hampir 70 diantaranya menderita penyakit darah tinggi.
"JCH tidak mengalami kendala yang berarti selama di Arab Saudi kecuali sedikit mengalami batuk dan flu serta mengeluh kepanasan akibat perubahan suhu yang drastis antara di daerah asal dengan disana.
Selain itu, jarak pemondokan JCH asal Kabupaten Lebong dengan masjidil haram yakni 2,5 km cukup menjadi kendala bagi JCH yang sebagian besar sudah berusia lanjut.
Share:

Dpr Usul Batas Usia Bus 3-4 Tahun

Jeddah, 20/10 (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Jazuli Juwaini yang menjadi anggota tim pemantau layanan jamaah haji Indonesia mengusulkan agar usia bus yang dikontrak maksimal berusia 3-4 tahun.
"Secara teori bus usia 1-3 tahun kecil kemungkinan terbakar," kata Jazuli setelah mendarat di Bandara King Abdul Azis, Sabtu dini hari.
Dia menyesalkan terbakarnya salah satu bus yang mengangkut jamaah haji Indonesia dari Madinah ke Mekkah beberapa waktu lalu.
"Terbakarnya koper bersama bus pada batas tertentu bisa diganti tetapi ada surat-surat penting yang mungkin tidak terganti, termasuk kerugian psikologis," ucapnya.
Dia berharap peristiwa itu tidak terulang lagi. Di sisi lain dia juga menyoroti sejumlah keterlambatan pesawat Garuda yang mengangkut jamaah.
Menurut dia terjadi dua kemungkinan atas keterlambatan itu, yakni terbatasnya "gate" bagi Garuda atau memang karena masalah teknis.
"Jika masalah 'gate' di bandara maka kita akan meminta Kementerian Haji Saudi untuk menambah 'gate' bagi Garuda," kata anggota DPR dari Fraksi PKS itu.
Namun, jika karena masalah teknis pada Garuda maka seharusnya hal itu tidak terjadi.
Dia menangkap kesan Garuda selama ini dimanja dengan peraturan perundangan bahwa pemerintah tidak wajib melakukan tender untuk pelayanan penerbangan haji. Jika, memang mendapat prioritas, maka diminta Garuda harus tetap memperhatikan kualitas pelayanan.
Tim Pengawas DPR RI gelombang kedua ini akan melihat semua kualitas pelayanan yang sudah disepakati sebelumnya dengan DPR RI. Mereka akan mengunjungi Mekkah dan Madinah untuk melihat pemondokan dan jaraknya ke Masjidil Harram atau ke Masjid Nabawi.
"Sebelumnya dijanjikan bahwa jika pemondokan yang jaraknya di atas 2 kilometer dari Masjidil Haram akan dilengkapi dengan angkutan. Kita ingin melihat kebenaran dan jumlah angkutannya," kata Jazuli.
Dia berharap jangan sampai jamaah yang mau pergi shalat duhur tetapi hingga ashar tidak kunjung terangkut. Mereka juga akan melihat layanan katering dan layanan lainnya.
Berdasarkan laporan yang dia dapat, Jazuli optimistis layanan haji tahun ini secara keseluruhan lebih baik dari pada tahun sebelumnya. "Apa lagi sekarang diperkuat dengan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah yang baru," ucapnya.
Share:

Dirjen: Sebagian Haji Khusus Menyimpang Dari Tujuan

Mekkah, 20/10 (ANTARA) - Operasional penyelenggaraan haji khusus (dulu ONH Plus) telah menyimpang jauh dari tujuan keberadaannya sehingga dibentuk tim pengawas dari Kementerian Agama yang bekerja sama dengan pihak asosiasi, kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Anggito Abimayu, di Mekkah, Sabtu.
Usai mengadakan rapat evaluasi terkait berbagai keluhan masyarakat terhadap eksistensi agen-agen perjalanan penyelenggara haji khusus itu, Dirjen mengatakan kepada wartawan, disepakati melalui Nota Kesepahaman (MOU) pembentukan badan pengawas yang personilnya dari Kementerian Agama dan pihak Asosiasi Penyelenggara Umroh dan Haji.
Dua asosiasi yang hadir dalam pertemuan dengan Dirjen tersebut masing-masing para wakil dari Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) dan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Ampuri). Tahun ini kuota haji khusus yang diberikan Pemerintah Arab Saudi berjumlah 17.000 jemaah.
Contoh-contoh penyimpangan yang terjadi, kata Anggito, masih seperti modus lama, seperti fasilitas yang diberikan secara fakta tidak sesuai dengan harga dan kualitas yang ditawarkan kepada para jemaah haji yang memanfaatkan jasanya.
Ada pula uang yang diterima tidak langsung disetorkan untuk mendapatkan kepastian jatah tempat duduk (seat), sehingga terjadi kekacauan karena pada waktu yang dijanjikan, pelanggan tidak dapat diberangkatkan dikarenakan belum dapat nomor seat akibat terlambat didaftar.
Kemudian ada biro perjalanan penyelenggara haji yang tidak terdaftar dan izinnya tidak jelas, tetapi melakukan kegiatan mencari jemaah yang ingin berumrah atau menyelenggarakan ibadah haji. Semua itu akan diawasi oleh lembaga pengawas yang dibentuk serta juga akan menerima keluhan dari pihak-pihak yang dirugikan dan sekaligus melaporkannya ke Kementerian Agama guna diambil tindakan, kata Anggito.
"Kami siap menindak anggota kami yang terbukti melakukan penyimpangan, dan kami juga siap memayungi anggota kami yang tidak terbukti melakukan penyelewengan dalam kegiatannya," ujat Wakil Sekjen Himpuh, Muhammad Hasan.
Sementara itu anggota tim pengawas yang baru dibentuk Muhammad Luthfi Abdul mengemukakan selama ini pengawasan terhadap biro-biro perjalanan itu kurang efektif karena lembaganya belum jelas.
Setelah terbentuk, tambahnya, semua keluhan masyarakat akan ditanggapi secara cepat dan tepat guna mengembalikan fungsi sesungguhnya keberadaan biro penyelenggara haji itu, yang dikhususkan bagi masyarakat mampu dengan pelayanan setimpal.
Bila terjadi penyimpangan, akan diklasifikasi kesalahannya dan dibahas untuk diberikan hukuman yang sesuai dengan kadar berat ringannya kesalahan yang dilakukan, termasuk hukuman pencabutan izin sebagai tindakan administratif, atau melalui lembaga penegak hukum bila kesalahannya telah tergolong pelanggaran hukum, demikian Lutfhi.
Share:
 photo iklan-instagram_zpsijgophla.gif

Terpopuler

Berita Haji 2012

Tips Haji dan Umrah

Kisah dari Tanah Suci

Manasik Haji dan Umrah

Photobucket

Labels

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.